1. I-Pod

iPod adalah merek serangkaian perangkat pemutar media digital yang dirancang dan dijual oleh Apple Computer. Nama “iPod” juga dahulu merupakan nama salah satu varian pemutar media digital dalam rangkaian tersebut. Sebagian besar varian iPod memberikan antarmuka pengguna (user interface) yang sederhana dengan menggunakan disain dalam bentuk roda putar (scroll wheel). iPod classic menyimpan datanya di dalam sebuah hard drive, sementara model lainnya menggunakan flash memory. Seperti sebagian besar perangkat pemain musik lainnya, iPod bisa digunakan sebagai hard drive eksternal bila disambungkan ke sebuah komputer.

iPod bisa memainkan dokumen dengan format MP3, WAV, AAC/M4A, Protected AAC, AIFF, Audible audiobook, dan Apple Lossless. Alat tersebut tidak bisa memainkan dokumen dengan format OGG Vorbis, FLAC, Windows Media Audio (WMA), atau RealAudio. Apple Computer mungkin tidak akan mendukung format tersebut, karena mereka dianggap sebagai saingan piranti lunak QuickTime yang dikembangkan Apple Computer. Piranti lunak iTunes versi Windows bisa mengubah dokumen WMA menjadi AAC dengan pengecualian pada dokumen yang memiliki copy protection.

iPod generasi pertama berfungsi khusus hanya sebagi perangkat pemain musik. Pembaharuan firmware selanjutnya menambahkan fungsi PDA: Perangkat tersebut kemudian bisa menyimpan informasi dari buku alamat dan piranti lunak iCal yang ada di dalam Macintosh yang dipakai oleh penggunanya. iPod juga bisa menampilkan dokumen teks walaupun tidak bisa dimanipulasi dengan menggunakan iPod

2.     Handphone

Handphone saat ini memang bukan barang yang mewah dan aneh bagi masyarakat Indonesia. Industri handphone bergerak sangat cepat. Kini semakin banyak teknologi pendukung yang terintegrasi dengan produk handphone, seperti radio, kamera, MP3 dan koneksi internet. Belum lagi ukuran handphone yang berlomba untuk makin kecil dan menarik. Bahkan sekarang muncul teknologi baru untuk melengkapi komponen yaitu 3G. Dimana generasi ini telah merambah ke layanan internet secara Wireless.

Sejarah Handphone

Teknologi handphone pertama kali diperkenalkan pada tanggal 3 April 1973. Komunitas bisnis telepon bergerak mengingatnya sebagai hari lahirnya handphone. Saat itu untuk pertama kalinya pembicaraan jarak jauh dengan perangkat telepon bergerak portabledilakukan. Yang pertama kali mencobanya adalah Martin Cooper, General Manajer Divisi Sistem Komunikasi Motorola. Ide handphone datang dari Cooper yang bermimpi untuk membuat alat komunikasi yang fleksibel. Ia menginginkan untuk dapat keluar dari keterbatasan telepon tetap (fixed phone). Handphone Mr. Cooper ini memiliki berat hampir 1 kg dengan ukuran tinggi 33 cm. Sebagai teknologi baru, handphone tersebut tidak langsung dijual ke masyarakat. Perlu waktu sampai 10 tahun sampai tersedia layanan komersial telepon bergerak.

Tepatnya pada tahun 1983, ketika Motorola memperkenalkan DynaTAC 8000X. Inilah handphone pertama yang mendapat izin dari FCC (Federal Communications Commission) dan bisa dipergunakan untuk tujuan komersial. FCC adalah badan pemerintah di AS yang mengatur semua regulasi menyangkut penyiaran (broadcasting) dan pengiriman sinyal radio atau televisi lewat gelombang udara. Handphone ini tersedia di pasaran pada bulan April 1983. Beratnya sekira 16 ons atau 1/5 kg. Dijual dengan harga 3.500 Dolar AS atau sekira Rp 30-an juta.

Telepon genggam atau Handphone adalah sebuah perangkat telekomunikasi elektronik yang mempunyai kemampuan dasar yang sama dengan telepon konvensional saluran tetap, namun dapat dibawa keman-mana ( portable ) dan tidak perlu disambungkan dengan jaringan telepon menggunakan kabel ( nirkabel; wireless ). Saat ini Indonesia mempunyai dua jaringan telepon nirkabel yaitu sistem GSM  (Global System for Mobile Telecommunications) dan sistem CDMA  (Code Division Multiple Access).

Selain berfungsi untuk melakukan dan menerima panggilan, handphone yang biasa disebut juga ponsel, umumnya juga mempunyai fungsi pengiriman dan penerimaan pesan singkat (short message serviceSMS ). Mengikuti perkembangan teknologi digital, kini ponsel juga dilengkapi dengan berbagai pilihan fitur, seperti bisa menangkap siaran radio dan televisi , perangkat lunak pemutar audio (MP3)  dan video , kamera digital , game, dan layanan internet  (WAP , GPRS , 3G ). Selain fitur-fitur tersebut, ponsel sekarang sudah ditanamkan fitur komputer .

Cara Kerja

Didalam telepon genggam, terdapat sebuah pengeras suara , mikrofon , papan ketik, tampilan layar, dan powerful circuit board dengan microprocessors yang membuat setiap telepon seperti komputer  mini. Ketika berhubungan dengan jaringan wireless , sekumpulan teknologi tersebut memungkinkan penggunanya untuk melakukan panggilan atau bertukar data dengan telepon lain atau dengan komputer.

Jaringan wireless beroperasi dalam sebuah jaringan yang membagi kota atau wilayah kedalam sel-sel yang lebih kecil. Satu sel mencakup beberapa blok kota atau sampai 250 mil persegi. Setiap sel menggunakan sekumpulan frekuensi  radio atau saluran-saluran untuk memberikan layanan di area spesifik. Kekuatan radio ini harus dikontrol untuk membatasi jangkauan sinyal  geografis. Oleh Karena itu, frekuensi yang sama dapat digunakan kembali di sel terdekat.

Dalam setiap sel, terdapat stasiun dasar yang berisi antenna wireless dan perlengkapan radio lain. Antenna wireless dalam setiap sel akan menghubungkan penelpon ke jaringan telepon lokal, internet , ataupun jaringan wireless lain. Antena  wireless mentransmisikansinyal . Ketika telepon genggam dinyalakan, telpon akan mencari sinyal  untuk mengkonfirmasi bahwa layanan telah tersedia. Kemudian telepon akan mentransmisikan nomor identifikasi tertentu, sehingga jaringan dapat melakukan verifikasi informasi konsumen, seperti penyedia layanan wireless, dan nomor telepon.

Teknologi Pendukung Handphone

1. Kartu Memori

Kartu memori adalah sebuat alat penyimpan data digital ; seperti gambar digital , berkas digital  ,suara digital  dan video digital . Kartu memori biasanya mempunyai kapasitas ukuran berdasarkan standard bit digital yaitu 16MB, 32MB,64MB, 128MB, 256MB dan seterusnya kelipatan dua. Kartu  memori terdapat beberapa tipe yang sampai sekarang ini ada sekitar 43 jenis. Jumlah kapasitas terbesar saat ini adalah tipe CF (Compact Flash ) dengan 8 GB (info : 1 GB = 1024MB, 1048576KB). Untuk membaca data digital yang disimpan didalam kartu memori kedalam komputer , diperlukan perangkat pembaca kartu memori  (memory card reader).

Jenis kartu memori

  • PC Card / PCMCIA.
  • CF (Compact Flash).
  • SD (Secure Digital).
  • SM (SmartMedia).
  • MMC (MultiMediaCard).
  • MS (MemoryStick).

2. Wi-Fi

Wi-Fi merupakan kependekan dari Wireless Fidelity, yang memiliki pengertian yaitu sekumpulan standar yang digunakan untuk Jaringan Lokal Nirkabel  (Wireless Local Area Networks – WLAN) yang didasari pada spesifikasi IEEE 802.11.

Awalnya Wi-Fi ditujukan untuk penggunaan perangkat nirkabel dan Jaringan Area Lokal (LAN), namun saat ini lebih banyak digunakan untuk mengakses internet . Hal ini memungkinkan seseorang dengan komputer  dengan kartu nirkabel (wireless card) atauPersonal Digital Assistant  (PDA) untuk terhubung dengan internet dengan menggunakan titik akses (atau dikenal dengan hotspot) terdekat.

Teknologi internet berbasis Wi-Fi dibuat dan dikembangkan sekelompok insinyur Amerika Serikat yang bekerja pada Institute of Electrical and Electronis Engineers  (IEEE) berdasarkan standar teknis perangkat bernomor 802.11b, 802.11a dan 802.16. Perangkat Wi-Fi sebenarnya tidak hanya mampu bekerja di jaringan WLAN, tetapi juga di jaringanWireless Metropolitan Area Network  (WMAN)

3. Global Positioning System (GPS)

GPS biasanya digunakan untuk penjelajahan alam terbuka, namun kini fitur GPS sudah ada dalam PDA sehingga orang-orang tidak perlu membeli alat GPS sendiri yang lebih mahal dan tidak efisien.

Global Positioning System (GPS) adalah satu-satunya sistem navigasi satelit  yang berfungsi dengan baik. GPS  merupakan fitur yang disediakan untuk mengetahui posisi dimana si pengguna sedang berada. GPS juga digunakan untuk mengetahui arah lokasi dan mata angin. Sistem ini menggunakan 24 satelit yang mengirimkan sinyal gelombang mikro  ke Bumi. Sinyal ini diterima oleh alat penerima di permukaan, dan digunakan untuk menentukan posisi, kecepatan , arah, dan waktu . Sistem yang serupa dengan GPS antara lain GLONASS  Rusia , Galileo  Uni Eropa , IRNSS  India .

Sistem ini dikembangkan oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat , dengan nama lengkapnya adalah NAVSTAR GPS. Kumpulan satelit ini diurus oleh 50th Space Wing Angkatan Udara Amerika Serikat .

Sistem ini menggunakan sejumlah satelit yang berada di orbit bumi, yang memancarkan sinyalnya ke bumi dan ditangkap oleh sebuah alat penerima. Ada tiga bagian penting dari sistem ini, yaitu bagian kontrol, bagian angkasa, dan bagian pengguna.

GPS dapat digunakan untuk keperluan perang, navigasi , Sistem Informasi Geografis,sistem pelacakan kendaraan  bahkan pemantau gempa .

4. Bluetooth

Bluetooth adalah sebuah teknologi komunikasi wireless (tanpa kabel) yang beroperasi dalam pita frekuensi 2,4 GHz unlicensed ISM (Industrial, Scientific and Medical) dengan menggunakan sebuah frequency hopping tranceiver yang mampu menyediakan layanan komunikasi data dan suara secara real-time antara host-host bluetooth dengan jarak jangkauan layanan yang terbatas (sekitar 10 meter). Bluetooth sendiri dapat berupa card yang bentuk dan fungsinya hampir sama dengan card yang digunakan untuk wireless local area network (WLAN) dimana menggunakan frekuensi radio standar IEEE 802.11, hanya saja pada bluetooth mempunyai jangkauan jarak layanan yang lebih pendek dan kemampuan transfer data yang lebih rendah.

Pada dasarnya bluetooth diciptakan bukan hanya untuk menggantikan atau menghilangkan penggunaan kabel di dalam melakukan pertukaran informasi, tetapi juga mampu menawarkan fitur yang baik untuk teknologi mobile wireless dengan biaya yang relatif rendah, konsumsi daya yang rendah, interoperability yang menjanjikan, mudah dalam pengoperasian dan mampu menyediakan layanan yang bermacam-macam.

Sejarah Awal Bluetooth

Pada bulan Mei 1998, 5 perusahaan promotor yaitu Ericsson, IBM, Intel, Nokia dan Toshiba membentuk sebuah Special Interest Group (SIG) dan memulai untuk membuat spesifikasi yang mereka namai ‘bluetooth’. Pada bulan Juli 1999 dokumen spesifikasi bluetooth versi 1.0 mulai diluncurkan. Pada bulan Desember 1999 dimulai lagi pembuatan dokumen spesifikasi bluetooth versi 2.0 dengan tambahan 4 promotor baru yaitu 3Com, Lucent Technologies, Microsoft dan Motorola. Saat ini, lebih dari 1800 perusahaan di berbagai bidang antara lain di bidang semiconductor manufacture, PC manufacture, mobile network carrier, perusahaan-perusahaan automobile dan air lines bergabung dalam sebuah konsorsium sebagai adopter teknologi bluetooth. Perusahaan-perusahaan terkemuka tersebut antara lain seperti Compaq, Xircom, Phillips, Texas instruments, Sony, BMW, Puma, NEC, Casio, Boeing, dsb.

5. Inframerah

Inframerah adalah radiasi elektromagnetik dari panjang gelombang lebih panjang daricahaya tampak, tetapi lebih pendek dari radiasi gelombang radio. Namanya berarti “bawahmerah” (dari bahasa Latin infra, “bawah”), merah merupakan warna dari cahaya tampak dengan gelombang terpanjang. Radiasi inframerah memiliki jangkauan tiga “order” dan memiliki panjang gelombang antara 700 nm dan 1 mm. Inframerah ditemukan secara tidak sengaja oleh Sir William Herschell, astronom kerajaan Inggris ketika ia sedang mengadakan penelitian mencari bahan penyaring optik yang akan digunakan untuk mengurangi kecerahan gambar matahari dalam tata surya teleskop.

Kelebihan inframerah dalam pengiriman data

· Pengiriman data dengan infra merah dapat dilakukan kapan saja, karena pengiriman dengan inframerah tidak membutuhkan sinyal

· Pengiriman data dengan infra merah dapat dikatakan mudah karena termasuk alat yang sederhana.

· Pengiriman data dari ponsel tidak memakan biaya (gratis)

Kelemahan inframerah dalam pengiriman data

· Pada pengiriman data dengan inframerah, kedua lubang infra merah harus berhadapan satu sama lain. Hal ini agak menyulitkan kita dalam mentransfer data karena caranya yang merepotkan.

· Inframerah sangat berbahaya bagi mata, sehingga jangan sekalipun sorotan infra merah mengenai mata

· Pengiriman data dengan inframerah dapat dikatakan lebih lambat dibandingkan dengan rekannya Bluetooth.

6. Universal Serial Bus (USB)

Universal Serial Bus (USB) adalah standar bus  serial untuk perangkat penghubung, biasanya kepada komputer  namun juga digunakan di peralatan lainnya seperti konsol permainan , ponsel dan PDA . Sistem USB mempunyai desain yang asimetris , yang terdiri dari pengontrol host  dan beberapa peralatan terhubung yang berbentuk pohon dengan menggunakan peralatan hub yang khusus.

Desain USB ditujukan untuk menghilangkan perlunya penambahan expansion card  keISA  komputer atau bus PCI , dan memperbaiki kemampuan plug-and-play  (pasang-dan-mainkan) dengan memperbolehkan peralatan-peralatan ditukar  atau ditambah ke sistem tanpa perlu mereboot  komputer. Ketika USB dipasang, ia langsung dikenal sistem komputer dan memroses device driver  yang diperlukan untuk menjalankannya.

USB dapat menghubungkan peralatan tambahan komputer seperti mouse , keyboard ,pemindai  gambar, kamera digital , printer , hard disk , dan komponen networking . USB kini telah menjadi standar bagi peralatan multimedia seperti pemindai  gambar dan kamera digital.

 3.      Telegram

Telegram adalah fasilitas yang digunakan untuk menyampaikan informasi jarak jauh dengan cepat, akurat dan terdokumentasi. Telegram berisi kombinasi kode yang ditransmisikan oleh alat yang disebut telegraf, dengan menggunakan kabel-kabel yang menghubungkan satu lokasi dengan lokasi yang lain melalui bawah laut.

4.     Televisi kabel

Televisi kabel atau cable television adalah sistem penyiaran acara televisi lewat isyarat frekuensi radio yang ditransmisikan melalui serat optik yang tetap atau kabel coaxial dan bukan lewat udara seperti siaran televisi biasa yang harus ditangkap antena (over-the-air). Selain acara televisi, acara radio FM, internet, dan telepon juga dapat disampaikan lewat kabel.

Pada awal tahun 1950, sistem kabel mulai bereksperimen dengan cara menggunakan pengirim gelombang mikro dan menara penerima untuk menangkap isyarat dari stasiun yang berjarak jauh. Dalam beberapa kasus, cara ini membuat televisi tersedia untuk orang-orang yang tinggal diluar area dari standar penyiaran. Dalam kasus lainya, terutama di bagian timur laut AS. Hal itu berarti pelanggan TV kabel mungkin dapat mengakses kebeberapa stasiun penyiaran yang memiliki jaringan yang sama. Untuk pertama kalinya TV kabel digunakan untuk memperbanyak tontonan, tidak hanya tontonan biasa. Ini memulai tren yang mengawali booming-nya TV kabel pada tahun 1970an.

Setidaknya ada tiga industri TV kabel di Indonesia. Pertama adalah Kabelvision, anak perusahaan dari Lippo group. Mengklaim memiliki pelanggan terbesar di Jakarta, Surabaya, Bandung dan beberapa kota besar lainnya. Kabelvision menggunakan koneksi Fiber optik dan Coax cable. Daerah yang sudah dibangun jaringan Kabelvision-nya tentunya menjadi mudah untuk mendaftar berlangganan. Disinilah keunggulan kabelvision, dan tentunya kemampuan koneksi internetnya hingga 256Kbps.

Kedua adalah Indovision. Indovision yang merupakan group dari MNC yang membawahi RCTI ini (CMMIW). Menggunakan parabola sebagai media koneksinya. Sehingga Indovision bisa menjangkau daerah luar jawa seperti Makassar, Jayapura hingga Medan. Dan yang terakhir baru bermain adalah Astro dari Malaysia, hampir sama seperti Indovision menggunakan parabola. Astro yang sempat bermasalah dalam hal perijinan operasi ini konon memiliki jumlah tayangan paling sedikit. TV kabel di Indonesia memungkinkan penonton melihat acara-acara televisi internasional yang dinilai lebih edukatif dan informatif, seperti National Geographic, AXN, Echannel, CNN atau BBC.